800x6001024x768Auto Width
Wednesday, 08 September 2010

NASI RAMES, MUSIM PANAS DAN KOTA DEN BOSCH

Nasi
Rames, Musim Panas dan Den Bosh

Zomer di Belanda, musim panas telah datang, matahari
memancarkan cahaya yang luar biasa. Temperatur sudah menanjak ke 26 derajat.
Panas di Belanda rasanya kurang enak, terlalu menyekap pada badan, beda
panas ddi Indo rasanya lapang dan segar.. Tetapi untuk orang Belanda,
saat ini ditungu-tunggu, kelihatan badan mereka yang putih macam tembok,
perlu sinar panas matanari, agar warna yang mereka impikan yaitu warna
coklat yang mereka senangi.

Aku sih ga
begitu peduli, dan aku ga bisa meniru untuk berjemur, kulitku kan sudah
cukup ga putih kayak tembok, kini saatnya bersama famili melancong pergi
ke kota den bosch, melihat-lihat pusat pertokoan dari kota tua ini, kesempatan
karena cuaca yang sangat indah dan panas. Den Bosch kota propensi kira-kira
105 km dari tempat tinngal kami.


Sebelum
masuk ke arah centrum kota aku membidikkan kameraku pada gedung, namanya
apa ga tau, letaknya diseberang kanal, aku tertarikkarena bentuknya
semacam istana, apa dibalik gedung itu aku ga tanya. Arah centrum
sangat menarik, banyak ragamnya dan cara dalam memadu keindahan pusat
perbelanjaan, yang enaknya adalah mobil ga ada d daerah ini, semua orang
suka ria jalan melihat toko yang maca-macam isinya. Kalo diliat cara
mereka berpakaian untuk musim panas gaya dan model serta kreasi yang
aneh tetapi menariki, mereka selalu ikut trend dalm memilih mode dan
merk.ada yang sampai berani memakai hotpan dan bh saja, karena sangat
gerah hari ini…

K aravan ato tenda penjual ikan, macam-macam ikan dapat dibeli disini,
termasuk ikan mentah haring, ikan ini dbersihkan dari kulitnya, mentah
dimakan bersama irisan bawang, sangat bagus untuk kesehatan, ikan begini
disantap dengan mlahapnya, dengan memegang ekornya, kepala kita di keatas,
lalu arahkan ikan kemulut untuk diganyang, hmm nikmat kata orang belanda,
aku pernah mencoba, namun ga bisa ketelan, rasa anyir memang sdh ga
ada, tetapi aku ga bisa untuk menggarapnya, aku suruh bungkus sama bawang
lalu di rumah ku bikin pepesan saja, dasar orang indo…

Ya ga salah tertera Loempia, ejekan lama pake OE, itu penjual lumpia,
yang menjual lumpia, bakpao dan pastel, adalah orang pendatang dari
Viet Nam, produkt mereka cukup populer di kalangan masyrakat belanda,
1 lumpia dengan saus, harganya 1 euro, ya buat orang di belanda ya murah,
kalo kita tukerkan sama rupiah sekitar 15000 rupiah, kalo di indo dapat
15 biji barangkali…


Keponakanku bilang lapar, om nih ada restaurant indo, makan yuk, memang
kita semuanya sudah lapar, perut sudah merengek minta ganjelan. Depan
mata memang namanya saja Putri Solo, wah ini yang punya pasti orang
Solo, pasti ada gudek nangka..kami semua setuju kalo kita makan nasi,
soalnya perut indo maunya nasi aja…


Masakan di tajangkan, tinggal memlih apa yang mau, masakan ini kukira
diambil dari resep masakan jawa, rupa dan chas jawa sangat klihatan,
kami semua sudah lapar, pilihan saya adalah nasi rames, entahlah bagaimana
rasa, akan kucicip. O,ya kebetulan yg punya rupanya aku kenal, itu juga
sdh lama sekali ga bertemu. Dia tau siapa aku, juga sanagat kritis dengan
masakan dari Indonesia. Paduan Rasa, warna dan perfeksi adalah motto
ku.

memilih ga banyak, kalo dibandingkan masakan di toko dan restaurantku
dulu, variasi warna ga begitu banyak, cara menayangkan di vitrine kurang
semarak, kuharap kritikanku ini menjadi dorongan untuk merubah cara
penjualan. Skarang aku mau makan dulu….

Pesanan sudah di hidangkan, tinggal melahapnya saja, nasi putih dikellingi
daging sapi, ayam pedes dan sambal goreng boncis, sndok pertama, aku
merasakan masakan yang belum mencapai prestasi istimewa, ada kelemahan
dengan rasa dan paduan bumbu, masakan kebanyakan manis dan tidak ada
rasa lezat, sayang, mereka belum sempurna untuk suatu restaurant indonesia
yang hanya ada satu saja di den bosch, kalo di bandingkan di den haag,
retaurant semacam ini banyak sekali dan pilihan menu sangat banyak.
untuk nilai aku kasih 5 saja…sorry roy, harus terima kritik. HARAP
ADA PERUBAHAN KALO AKU KESANA LAGI.


Daftar harga, seperti nasi rames 1 porsi harganya 10.50 euro

rud dan
irene, kurang puas, komentar mereka, ah lumayan karena lapar saja, tetapi
kepuasan ga ada, rud bilang wah enak makan kentang goreng dan mayones
aja tadi…?

Ambil foto dulu, pris, eus ed, nicolin dan nathalie, kami mau pulang
kembali ke den haag. aku mana, biar jadi juru kamera saja, anonim lebih
enak rasanya,

Beli dulu oleh-oleh untuk anak-anak dirumah, permen dan macam ragam
bentuk candy, cuma ini saja blog fotoku dalam menyambut musim panas
2008, yuni aku dan istri menuju Indonesia…..Visit Indonesia 2008.

2 Responses to “NASI RAMES, MUSIM PANAS DAN KOTA DEN BOSCH”

  • rianneaziz responded:

    Pam, jalan2 terus enak euy.
    Wah liat nasi rames gitu jadi pengen.
    Aku ni dah berminggu2 blom ketemu nasi lagi :(
    Pam, itu Rud lagi vakantie disini ya?
    Soalnya minggu lalu aku ketemu deh kayanya bliau, berikut istri dan anaknya blanja baju di ZARA, di centrum Den Haag. Mirip banget sama Pam, tadinya mo nyapa, tapi diliat2 lagi hihih bukan Pam kayanya. Hheheheh….bner aja itu bukan Pam.

    Kapan ni ke Indo? Ditunggu ya foto2 liburannya.

    Groetjes…

  • admin responded:

    Wah, Rianne, thanks atas kunjungannya, den bosch memang asyik untuk jalan2 terutama di pusat pertokoannya,kalo lapar ya yang dicari pertama nasi, kan perut indo, gimana nuh riann udah lama ga makan nasi, makan apa aja sama kees??. Kalo dirumah, saya ga juga selalu nasi, terkadang pasta, lalu makanan kentang ala belanda, kalo males masak beli ayam dari kentucky, tapi makan sama nasi, ama sambal kecap, terus lalapan, itu lebih nikmat. Kan cuma masa nasi doang. Coba deh, kalo dua2nya kerja itu gampang, dan cepat. Ketemu Rudi sama Istri dan anaknya? hehe, saya jarang sekali ke centrum, cuma istri sering sndiri, males keluar masuk winkel.Tanggal 21 Juni berangkat ke Indo, cuma 4 minggu aja.
    Salam ama Kees, pameus.

Add your own comment...

You must be registered to leave a comment.

TRANSLATE THIS PAGE 
Login Form





Lost Password?
We have 6 guests online