800x6001024x768Auto Width
Wednesday, 08 September 2010

Melawat ke Indonesia Juni 2008

Lukisan
pertama ini menamp[ilkan kehidupan di pasar, cara penampilan warna dan sosok
tubuh pedagang, anak-anak , kesibukan serta barang-barang dan sekitarnya
sangat menyakinkan, seolah olah canvas ini hidup di pandang mata, aku kagum
keberhasilan, sekejab seperti foto biasa saja…
Seekor Anjing dan Kuda setia
menunggu tuannya yang sedang tidur, melepaskan lelah di bawah pohon, sedangkan
alam cerah dan mengundang pesona, lukisan ini menapilkan warna yang juga
cerah dan garis yang diabadikan kontras dengan yang ada disekelilingnya…
Lukisan ini
cukup menarik, cuma menurutku terlalu fantasi, penonjolan dua batu yang
seolah olah sebagai gerbang menuju bukit di belakangnya, sayang pengaturan
warna dengan bulit di belakang tidak harmonis, juga sawah dan awan tidak
begitu bagus detailnya…
Tentang Lukisan
ini, suatu penampilan yang berani memperlihatkan dua sosok manusia dan kuda
yangdipunggungnya membawa barang2, penampilan untuk memperlihatkan suatu
perpisahan atau pergi bersama, entahlah, yang menonjol adalah besarnya pohon
dan akarnya, membuat pandangan, sebagai pintu gerbang saja, dimana ya Pohon
sebesar itu?…Lukisan ini cukup berhasil, selain itu warna cukup bagus
Pantai yang
penuh fantasi buatku, warna dan pembawaan cukup bagus, cuma ombak tidak
semestinya bergelora begitu, letak awan tidak semetris dengan horizon, jika
awan dengan posisi begitu, artinya air laut kan agak tenang, pada batu cadas
yang merupakan gua, juga terlalu subur untuk ditumbuhi pohon yang rindang,
juga rumah diatasnya membuat tayangan lukisan ini sedikit aneh dan tidak
masuk akal, terlalu fantasi…..
Siapa yang ga
kan tau tentang keindahan Tanah Toraja, tentu semuanya bersependapat dengan
Pelukis ini, Rumah adat Toraja, dengan latar belakang gunung yang biru dan
suburnya pohon, sangat berhasil, patut di pajang di ruang tamu anda…
Lukisan ini
menunjukkan wajah dan bentuk dari seorang ibu muda bersanma anaknya, warna
tidak banyak dipakai, cara melukis suatu potret adalah satu keharusan, cuma
sayang garis garis wajah ibu dan anak tidak begitu mejakinkan, selebihnya
cukup kontras dan menuju potret yang berhasil.
Ini bukan Lukisan,
foto tenggelamnya matahari di Pantai Tanjung Bunga Makassar (Sunset in Tanjung
Bunga Beach Makassar South Sulawes)i, aku lampirkan untuk yang senang tentang
becerita, tentang visit 2008 ke Makassar dan Jakarta, lihat ke bagian kedua.

No Comments

Add your own comment...

You must be registered to leave a comment.

TRANSLATE THIS PAGE 
Login Form





Lost Password?
We have 2 guests online